- eukariotik
- tak berklorofil
- dinding sel tersusun atas zat kitin
- mikroskopis/ makroskopis
- uniseluler multiseluler
- saprofit, parasit, epifit
- tubuh berbentuk benang/ hifa (kumpulan hifa: Miselium )
- hifa ada yang bersifat senositik ( bersekat ) dan non senositik ( tak bersekat)
- beberapa membentuk badan buak ( KARP)
Minggu, 13 Oktober 2013
FUNGI
A. Ciri/ sifat dan karakteristik
Ekosistem
Ekosistem
Ekologi
Oikos: Rumah/ tempat tinggal
Logos: Ilmu
Ilmu yang mempelajari hubuhngan mahluk hidup dengan lingkungan
Pencetus: Ernest Haeckel
Komponen ekosistem
- Komponen Biotik: komponen berupa mahluk hidup
- Komponen abiotik: komponen berupa benda tak hidup
Escherichia coli
Escherichia coli ( E.coli )
Beberapa hari terakhir dunia digemparkan oleh adanya epidemi penyakit yang konon disebabkan oleh bakteri E.coli.
Puluhan korban berjatuhan dari negara-negara seperti Jerman, Austria,
Republik Czech, Perancis, swedia dll. Spanyol dituding sebagai biang
keladi penyebab penyebaran penyakit tersebut sampai-sampai perdana
menterinya, Jose Luis Rodrigues Zapatero, menjadi berang dengan
pemberitaan yang menyudutkan negaranya. Sampai-sampai ia mengajukan
tuntutan ganti rugi atas pengembalian ekspor mentimun dan hasil
pertanian mereka dari negara-negara Eropa yang termakan pemberitaan
tersebut.
Kingdom Plantae
Kingdom Plantae ( Dunia Tumbuhan )
- Eukariotik ( sudah memiliki membran inti )
- Multiseluler, makroskopis
- Berklorofil
- Autotrof
- Produsen
- Selnya memiliki dinding sel dari selulosa
Porifera 2
A. Ciri-Ciri Porifera
- Merupakan hewan multiseluller (bersel banyak).
- Belum mempunyai organ pencernaan, sistem peredaran darah , sistem saraf, dan otot; namun sel-sel tubuhnya dapat mengindra dan bereaksi terhadap perubahan lingkungan.
- Mempunyai dua fase kehidupan, yaitu saat hidup berenang bebas (fase larva) dan saat berbentuk sesil yang hidup menetap di dasar perairan (fase dewasa).
- Merupakan hewan diploblastik yang memiliki dua lapis sel pembentuk tubuh, yaitu ektoderma (lapisan luar dan endoderma (lapisan dalam).
- Bentuk tubuh hewan ini ada yang seperti piala, jambangan, terompet, dan bercabang-cabang seperti tumbuhan.
- Habitat utama di perairan (terutama di laut).
PORIFERA
PORIFERA
Hewan
berpori yang juga disebut hewan spons
(sponge)
PORIFERA
PORIFERA
spons atau
hewan berpori adalah sebuah filum
untuk hewan
multiseluler yang paling sederhana. karena :
q Belum
mempunyai organ tubuh yang khusus.
q Belum
mempunyai sistem saraf.
q Yang menanggapi rangsang adalah sel-sel individual.
q Belum mempunyai saluran pencernaan makanan
yang khusus.
q Pencernaan
makanan secara intra seluler (pencernaan makanan dalam sel) karena masih
intraseluler maka disebut Parazoa
Makanan dan energi sumber kingdom animalia
Makanan dan energi sumber
Semua binatang heterotrof , yang berarti bahwa mereka makan langsung atau tidak langsung pada makhluk hidup lainnya. [27] Mereka sering dibagi lagi menjadi kelompok-kelompok seperti karnivora , herbivora , omnivora , dan parasit . [28]Predasi adalah interaksi biologis di mana predator (a heterotrof yang berburu) memakan mangsanya (organisme yang diserang). [29] Predator mungkin atau mungkin tidak membunuh mangsanya sebelum makan pada mereka, tetapi tindakan predasi selalu hasil dalam kematian mangsa. [30] Kategori utama lainnya adalah konsumsi detritivory , konsumsi mati bahan organik . [31] Hal ini kadang-kadang bisa sulit untuk memisahkan dua perilaku makan , misalnya, di mana spesies parasit memangsa pada organisme inang dan kemudian bertelur di atasnya untuk keturunan mereka untuk memakan mayat membusuk nya. Tekanan selektif dikenakan pada satu sama lain telah menyebabkan perlombaan senjata evolusioner antara mangsa dan
pemangsa, sehingga berbagai adaptasi antipredator . [32]
Langganan:
Postingan (Atom)
