Cute Baby Hello Kitty Twins

Minggu, 13 Oktober 2013

Sistem Gerak Pada Manusia


Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Bagaimana manusia dapat melalakukan gerakan ? Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot. 

Sistem Ekskresi (KULIT)

Kulit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Diagram kulit manusia.
Kulit manusia terdiri atas epidermis dan dermis. Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena adanya kelenjar keringat (kelenjar sudorifera) yang terletak di lapisan dermis.

Ciri-ciri morfologi Porifera dan Coelentereta



Ciri-ciri morfologi
1.   Porifera
  • tubuhnya berpori (ostium)
  • multiseluler
  • tubuh porifera asimetri (tidak beraturan), meskipun ada yang simetri radial.
  • berbentuk seperti tabung, vas bunga, mangkuk, atau tumbuhan
  • warnanya bervariasi
  • tidak berpindah tempat (sesil) 

Kingdom Animalia



Hewan adalah kelompok utama multiseluler , eukariotik organisme dari kerajaan Animalia atau Metazoa. Mereka berencana tubuh akhirnya menjadi tetap karena mereka berkembang , meskipun beberapa mengalami proses metamorfosis di kemudian hari dalam hidup mereka. Kebanyakan hewan motil , yang berarti mereka dapat bergerak secara spontan dan mandiri. Semua hewan juga heterotrof , berarti mereka harus menelan organisme lain atau produk mereka untuk bertahan hidup .
Hewan yang paling dikenal filum muncul dalam catatan fosil sebagai spesies laut selama ledakan Kambrium , sekitar 542 juta tahun yang lalu. Hewan terbagi dalam berbagai sub-kelompok, termasuk burung , mamalia , reptil , ikan dan serangga

Sistem ekskresi pada Cacing Pipih, Anelida danMolluska



Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Pada umumnya, invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana, dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya.
Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi, nefridium, dan sel api. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih (Planaria), cacing gilig (Annellida), dan belalang.


Coelenterata



Karang yang ada di pantai tebentuk dari kerangka luar tubuh salah satu jenis coelenterata.Coelenterata (dalam bahasa yunani, coelenteron = rongga) adalah invertebrata yang memiliki rongga tubuh.Rongga tubuh tersebut berfungsi sebagai alat pencernaan (gastrovaskuler).Coeleanterata disebut juga Cnidaria (dalam bahasa yunani, cnido = penyengat) karena sesuai dengan cirinya yang memiliki sel penyengat.Sel penyengat terletak pada tentakel yang terdapat disekitar mulutnya.
Coelenterata memiliki struktur tubuh yang lebih kompleks.Sel-sel Coelenterata sudah terorganisasi membentuk jaringan dan fungsi dikoordinasi oleh saraf sederhana.


Pengelompokan makhluk hidup menjadi lima kingdom


Pengelompokan makhluk hidup menjadi lima kingdom pertama kali dikemukakan oleh Whittaker pada tahun 1969. Pengelompokan pada tingkat kingdom memiliki persamaan ciri yang lebih sedikit. Dengan demikian, spesies yang terdapat dalam kelompok tersebut berjumlah banyak. Pengelompokan makhluk
hidup menjadi lima kingdom menurut Whittaker meliputi Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.